Macam-macam apa penyebab rambut rontok

Gejala Rambut Rontok Berlebihan & Penyebab Kebotakan

Gejala Rambut Rontok Berlebihan & Penyebab Kebotakan perlu anda ketahui sebelum beli obat penumbuh rambut. Kerontokan pada rambut tidak hanya mempengaruhi penampilan luar saja namun juga mampu mempengaruhi tingkat kesehatan psikis seseorang. Lebih dari pada itu, kerontokan pada rambut tidak hanya mempengaruhi bagian kepala saja namun juga penampilan keseluruhan anda.

Kerontokan rambut yang berlebihan aslinya dapat terjadi karena beberapa faktor antara lain adalah faktor keturunan, faktor perubahan hormon di dalam tubuh hingga faktor luar seperti akibat terapi atau penggunaan obat – obatan jenis tertentu. Semua orang pada dasarnya dapat mengalami apa yang namanya kerontokan, namun kerontokan rambut yang berlebihan tentu sangat mengganggu bukan?

Apa itu Kebotakan?

Kebotakan bisa diartikan sebagai menghilangnya atau menurunnya tingkat pertumbuhan rambut pada kulit kepala. Kebotakan yang diakibatkan dari faktor keturunan biasanya merupakan salah satu jenis kerontokan rambut yang paling sering terjadi. Banyak orang yang lebih suka membiarkan masalah kerontokan rambut ini tidak ditangani dengan segera. Beberapa orang juga memilih untuk menutupi kebotakan tersebut dengan mengganti model gaya rambut dan menggunakan topi atau aksesoris lainnya.

Gejala Rambut Rontok dan Penyebab Kebotakan

Macam-macam apa penyebab rambut rontok

Tahukah anda bahwa ternyata, kerontokan rambut memiliki gejala atau symptom yang berbeda – beda sesuai dengan penyebab dari rambut rontok dan kebotakan itu sendiri. Banyak kasus yang menunjukkan bahwa kerontokan rambut bisa datang dengan sangat mendadak atau sangat cepat. Bahkan beberapa kasus lain juga menunjukkan bahwa rambut rontok yang terjadi pada satu pasien tidak hanya di bagian kepala saja namun juga di seluruh bagian tubuhnya. Di sisi lain, kebotakan bisa bersifat permanen atau bahkan hanya sementara.

Dikutip dari mayoclinic.org, beberapa tanda atau gejala dari rambut rontok yang dapat diidentifikasi antara lain adalah :

Penipisan Rambut di Area Kepala

Ciri utama dari kerontokan rambut yang terjadi baik itu pada laki – laki maupun perempuan adalah dimulai dengan penipisan rambut di area kepala. Meski mekanismenya sedikit berbeda namun bisa dikatakan bahwa kerontokan rambut pada laki – laki maupun perempuan sama – sama berawal dari gejala yang satu ini.

Untuk pria, kebotakan biasanya ditandai dengan menipisnya rambut di area dahi yang menyerupai huruf M. Sedangkan untuk wanita dimulai di bagian yang sama yaitu dahi atau namun kemudian membentuk semacam kebotakan yang besar di bagian tengahnya.

Kebotakan yang Berbentuk Circular atau Patchy

Beberapa orang mengalami yang namanya kebotakan dengan bentuk yang cukup unik, kebotakan yang dimaksud berbentuk seperti koin. Jenis kebotakan yang satu ini memang biasanya hanya terjadi di bagian rambut kepala saja, namun di beberapa kasus kebotakan circular atau patchy juga terjadi di bagian tubuh lain seperti jenggot dan alis. Kebotakan yang satu ini biasanya ditandai dengan rasa gatal dan nyeri atau sakit di bagian yang nantinya akan mengalami kebotakan.

Kebotakan Rambut yang Terjadi Secara Tiba – tiba

Trauma fisik atau bahkan trauma psikis bisa menyebabkan rambut menjadi rontok. Sejumput atau bahkan segenggam rambut bisa saja tercabut dengan mudah dari akarnya ketika anda sedang menyisir atau keramas bahkan ketika anda telah melakukannya dengan sangat hati – hati dan halus. Jenis kerontokan rambut yang satu ini biasanya tidak hanya mempengaruhi sebagian area saja namun juga keseluruhan rambut di bagian kepala.

Kerontokan Rambut di Seluruh Tubuh

Beberapa kondisi dan perawatan medis yang dilakukan oleh seorang pasien juga bisa berakibat pada kerontokan rambut seseorang. Beberapa contoh yang sering terjadi bisa dilihat pada pasien yang mengalami masalah kesehatan berupa kanker dan harus menjalani pengobatan chemotherapy yang nantinya akan mengakibatkan rontoknya rambut pada seluruh bagian tubuh tidak hanya di bagian kepala saja. Meski begitu, dalam masalah ini rambut yang rontok dapat kembali tumbuh apabila pasien telah mampu meninggalkan terapi atau perawatan medis yang sedang ia lakukan.

Gejala Rambut Rontok Berlebihan

Bicara mengenai gejala rambut rontok yang berlebihan ternyata seperti yang dikutip dari www.healthline.com terdapat ciri – ciri atau karakteristik yang mungkin tidak dialami setiap orang ketika rambutnya mengalami kerontokan. Nah, berikut adalah beberapa penyebab gejala rambut rontok yang masih jarang namun terjadi di dunia, antara lain adalah :

Hypothyroidism

Penyakit yang satu ini dapat diakibatkan oleh kelelahan akibat bertambahnya berat tubuh, persendian yang membengkak hingga hilangnya kekuatan dari otot yang berada di dalam tubuh.

Ringworm

Gejala yang satu ini biasanya disertai dengan rasa sakit dengan ruam kebiruan atau kemerahan di kulit kepala yang nantinya akan mengalami kebotakan.

Celiac Disease

Bisa menyebabkan sakit kepala, ruam kemerahan pada kulit tidak hanya di bagian kepala, anemia bahkan masalah sariawan di mulut.

Hodgkin’s disease

Gejala yang terjadi jauh lebih mirip ke demam, dimana anda akan mengalami yang namanya keringat berlebihan pada malam hari, dan pembengkakan pada area tertentu.

Ketidakseimbangan Hormon

Pada saat wanita mengalami menopause, beberapa dari anda mungkin akan mengalami kerontokan rambut yang bisa berakibat pada kebotakan. Dikarenakan berkurangnya kandungan hormone estrogen dan progesterone yang ada di dalam tubuh membuat seorang wanita akan mengalami gejala yang mirip seperti menstruasi. 

Beberapa gejala lain selain kerontokan rambut yang akan dialami oleh wanita yang tengah menopause adalah kulit kering, penambahan berat badan, dan bagian kemaluan yang menjadi kering. Beberapa wanita yang lepas dari obat – obatan untuk kontrol kehamilan juga bisa mengalami kerontokan yang berlebihan.

Stress

Gejala rambut rontok juga akan terjadi apabila seseorang tengah dilanda suatu keadaan yang membuatnya stress berat. Tekanan mental yang dialami oleh seseorang biasanya juga berpengaruh terhadap kestabilan hormone dari si pasien itu sendiri. Meski sebagian besar hal ini hanya terjadi pada wanita saja, namun bukan berarti pria tidak akan mengalaminya.

Pengobatan rambut rontok dipasaran yang memang jauh lebih banyak mengedepankan produk perawatan rambut rontok untuk pria dibandingkan dengan wanita memang masih menjadi permasalahan yang cukup serius hingga sekarang. Tidak banyak produk perawatan rambut yang mampu mengurangi atau bahkan mengembalikan rambut yang rontok. Beberapa produk yang dijual dipasaran hanya menyatakan klaim sepihak bahwa merknya mampu mengatasi rambut rontok padahal hal ini tidak sepenuhnya benar.

Telogen effluvium

Salah satu jenis penyebab kerontokan rambut yang paling sering terjadi adalah telogen effluvium atau disingkat TE.  Hal ini dapat terjadi ketika perubahan jumlah folikel berubah dan mengalami yang namanya ‘resting’.

Contoh paling sederhananya adalah ketika seorang wanita baru saja melahirkan atau sedang stress berat maka TE akan terjadi. Anda bisa mengidentifikasi jenis kerontokan rambut akibat TE dari bentuk rambut yang rontok tersebut. Jenis kerontokan rambut yang satu ini ditandai dengan rambut yang rontok dengan seluruh bagiannya bahkan hingga akar dari rambut itu sendiri yang berbentuk seperti bundalan.

Beberapa gejala lain yang akan anda alami dan memunculkan yang namanya TE adalah :

  • Demam tinggi
  • Infeksi pada anggota atau bagian tubuh yang serius
  • Stress secara emosional
  • Gejala penyakit kronis
  • Diet yang berlebihan
  • Kekurangan kandungan protein dalam tubuh
  • Masalah pada pola makan

Cara Mengatasi Kebotakan

Anda bisa mengatasinya dengan mengambil beberapa suplemen yang mampu menyeimbangkan kembali kadar mineral dalam tubuh seperti retinoid, beta blocker, calcium channel blocker, antidepressant, dan nonsteroidal anti – inflammatory drugs.

Setiap orang mengalami rambut rontok setiap harinya. Rambut rontok dikatakan wajar, apabila jumlahnya tidak lebih dari 100 helai per hari. Oleh karena itu, sedikit orang menyadari bahwa tingkat kerontokan rambutnya sudah parah dan mendekati botak.

Penampilan orang menjadi ‘aneh’ karena mengalami masalah rambut rontok. Ada yang pola kerontokannya berbentuk huruf M, ada pula yang berbentuk lingkaran.

Umumnya, orang menggunakan shampo untuk perawatan rambutnya, termasuk untuk mengatasi masalah rambut rontok. Ada yang berhasil, ada pula yang gagal. Lalu bagaimana memilih shampo yang terbaik?

Paddy Maddison dari fashionbeans.com menyebutkan pendapat Dr Reddy:

Ada 2 metode pengobatan yang terbukti secara klinis untuk mengatasi kebotakan pria (male pattern baldness), yaitu finasteride 1 mg (konsumsi oral – bentuk tablet) dan minoxidil 5% (topikal). Dalam pengujian klinis skala besar, keduanya menunjukkan performa yang baik dalam menghambat pertumbuhan, melebatkan dan menumbuhkan rambut.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.